![]() |
Photo, camat (baju coklat) dan istri lurah kec Air Puti.
|
BATU-BARA, Prinsip Hukum
Seorang oknum Camat di Asahan
berinisial YA, tertangkap basah sedang bermesraan dengan RA, istri seorang
lurah di Kecamatan Air Putih,Kab Batubara, Jumat (30/11/2018), sekira pukul
14.00 Wib kemarin, Keduanya dipergoki sedang berasyik mesum di Hotel Teraso Jalan Lintas Sumatera Desa Durian Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara.
Terungkapnya aksi mesum itu ketika AN–sang Lurah sekaligus
suami dari ASN di Dinas Kesehatan Asahan tersebut–mendapat informasi dari
seseorang.
“Saya dapat info
dari seseorang melalui handphone sekira jam 12 siang, bahwa istri saya lagi
masuk ke kamar Hotel Teraso bersama seorang laki-laki,” beber AN kepada TIM Prinsif
Hukum.com melalui selulernya, Sabtu
(1/12/2018) siang.
Mendapat kabar tersebut, AN pun segera meluncur menuju
Hotel Teraso.
“Sampai di sana, saya dapat telepon lagi yang mengatakan bahwa
istri saya berada di kamar nomor 1,” lanjutnya. Berdasarkan informasi tersebut,
AN pun bergegas menuju kamar nomor 1 di Hotel Teraso itu.
Tiba di situ, dia
langsung menggedor kamar tersebut, namun tak mendapat jawaban.
“Saya coba berputar-putar kamar untuk melihat siapa yang di
dalam kamar, Saat itulah saya lihat ada laki-laki yang mengintip dari ventilasi
kamar mandi,Maka tak lama kemudian, saya lihat lagi istri saya keluar kamar,
mau masuk ke dalam mobil Honda Jazz warna merah BK 1323 GQ.
![]() |
Lurah sekaligus suami, menunjukan brah istri nya yang tertingal di tkp
|
Dengan hati yang tak ragu lagi Langsung saya tarik baju istri
saya,” beber AN lebih lanjut AN tambah kaget, karena ketika pakaian sang istri
tersingkap, wanita itu ternyata tidak mengenakan pakaian dalam lagi Melihat
itu, AN pun keluar dari mobil dan menuju kamar hotel dan langsung menendang
pintu.
Lagi-lagi, pria bertubuh gempal itu terkaget-kaget, karena
orang yang berselingkuh dengan istrinya adalah YA, Camat Tinggi Raja, yang
merupakan rekan satu angkatannya di STPDN.
“Tega kali kau selingkuh sama istri
ku” sebut AN mengulang ucapannya kepada YA ketika itu. “Dia langsung minta maaf
dan lari keluar kamar hotel,”
Setelah 4 jam
usai kejadian, masih menurut AN,YA kemudian menghubunginya melalui seluler.
Lagi-lagi sang Camat meminta maaf dan mengakui kesalahannya dan meminta untuk
bertemu dengan AN. “Bukan hanya YA aja yang telepon saya, istri saya pun
telepon untuk tidak melanjutkan masalah ini, ‘pikirkan karir dan anak kita
bang’, begitu katanya,” lanjut AN. Terpisah, seorang karyawan Hotel Teraso yang
berhasil dikonfirmasi Prinsif Hukum.com, membenarkan adanya keributan pada
Jumat (30/11/2018) kemarin.
kata karyawan
tersebut.
Sementara itu Camat Tinggi Raja, ketika coba dikonfirmasi oleh Tim
Prinsif Hukum via selulernya, nomor selulernya sedang tidak aktif. Hingga siang
tadi, AN mengaku sudah membuat laporan ke Mapolsek Labuhan Ruku. Namun kasus
tersebut kemudian dilimpahkan ke Unit Perempuan dan Perlindungan Anak Polres
Batubara. (FHS)


Komentar
Posting Komentar